Minggu, 04 September 2016

CONTOH LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI SMK NEGERI 1 PURBALINGGA 2016 PTP.NUSANTARA VIII

Daftar Isi

BAB 1

PENDAHULUAN


A.   Latar Belakang

PT Perkebunan Nusantara VIII merupakan perusahaan perkebunan milik negara di Jawa Barat atau lebih tepatnya di Ciwidey yang berasal dari perusahaan perkebunan milik pemerintah Belanda, yang ketika penyerahan kedaulatan secara otomatis menjadi milik pemerintah Republik Indonesia. PTP Nusantara VIII berdiri pada tahun 1918 (pada masa pemerintahan Belanda) di daerah Malabar. PTP Nusantara VIII menghasilkan beberapa tipe teh,mulai dari yang bentuknya tek celup dalam kantong sampai teh serbu dengan tingkat kehalusan yang berbeda-beda. Salah satu produk yang dihasilkan oleh PTP Nusantara VIII adalah teh dengan merk Teh Walini. Produk The Walini dipasarkan melalui eksport, ada juga yang local tetapi masih jarang ditemui.
Laporan Kunjungan industri ini ditujukan untuk memenuhi syarat dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan. Selain itu untuk menambah wawasan terhadap adanya PTP Nusantara VIII dan juga untuk mengetahui produk teh lain teh yang baru kita kenal sekarang ini.

B.   Tujuan

Laporan Kunjungan Industri ini disusun dengan tujuan :
1.      Untuk memenuhi syarat dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan.
2.      Untuk menambah wawasan mengenai adanya PTP Nusantara VIII yang memproduksi teh Walini.
3.      Refresing dari kepenatan yang dirasakan saat di sekolah.












BAB II

ISI

A.     Pengertian Teh

Teh didefinisikan sebagai minuman yang mengandung kafein, sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Daun ini adalah penghasil minuman terkenal di seluruh dunia. Minuman teh paling banyak kedua di konsumsi manusia setelah air putih. Menurut data dari perkebunan teh pada 2007, sekitar 3,8 juta ton teh kering di proses di seluruh penjuru Bumi.Istilah "teh" juga digunakan untuk minuman yang dibuat dari buah, rempah-rempah atau tanaman obat lain yang diseduh, misalnya, teh rosehipcamomile, krisan dan Jiaogulan. Teh yang tidak mengandung daun teh disebut teh herbal.
Teh merupakan sumber alami kafein, teofilin dan antioksi dan dengan kadar lemak karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Teh bila diminum terasa sedikit pahit yang merupakan kenikmatan tersendiri dari teh. Teh punya sejarah. Sejarah pemanfaatan teh berasal dari Negeri Tirai Bambu Cina. Budaya minum teh dikenal sejak 3000 tahun sebelum Masehi pada zaman Kaisar Shen Nung. Dulunya, teh hanya dikonsumsi untuk obat. Namun, sejak abad ke-11 teh mulai dijadikan minuman kesegaran. Sementara itu, teh yang punya nama lain "Camelia Sinensis" mulai diperkenalkan di Jepang antara 1192 - 1333. Saat itu, ritual minum teh dilakukan oleh pengikut ritual zen. 

B.   Sejarah Teh di Indonesia

Sejak beberapa tahun yang lalu, jenis teh ini digemari pula di Eropa. Daun teh yang dipetik dengan tangan saat panen umumnya pucuk-pucuk daun teh muda dan dua daun berikutnya. Panen tidak dilakukan sekaligus, melainkan dengan interval waktu antara 10 sampai 14 hari. Daun-daun teh yang sudah dipetik tidak bisa bertahan lama dan harus segera diolah. Saat pengolahan inilah dibedakan jenis teh menjadi teh hitam dan teh hijau. Teh hitam dibuat dengan proses pelayuan, penggulungan, fermentasi, pengeringan dan penyaringan/penyortiran. Pertama-tama, daun-daun teh ini disimpan dalam keadaan kering selama 8 sampai 12 jam untuk proses pelayuan. Saat proses pelayuan ini, daun-daun tersebut akan kehilangan kandungan air sebesar 40%. Pada saat penggulungan, kerangka-kerangka daunnya akan hilang dengan bantuan silinder penggulung. Cairan sel akan muncul lewat bantuan kandungan asam di udara dan dimulailah proses fermentasi. Proses fermentasi ini berlangsung selama 2 sampai 3 jam. Daun-daun ini kemudian disebarkan di atas meja dan dilembabkan. Kualitas teh yang akan dihasilkan kemudian tergantung pada proses fermentasi ini. Akhir dari proses fermentasi ini dikenali lewat wangi dan warna daun teh yang berubah menjadi merah perunggu. Kemudian teh ini dikeringkan dengan suhu sekitar 85 derajat celcius sampai berwarna gelap, selanjutnya disortir berdasarkan jenis daunnya. Dari proses penyortiran ini dikenal teh jenis Flowery Orange Pekoe (hanya pucuk daunnya), Orange Pekoe (pucuk dan daun teratas), Pekoe Souchong (daun kedua), Souchong (hasil dari penyortiran daun terkasar). Selanjutnya masih dikenal jenis Broken Teas yang berasal dari daun-daun teh yang pecah saat proses penggulungan, antara lain jenis Broken Orange Pekoe, juga jenis Fannings dan Dust, yang berasal dari serpihan-serpihan daun dan biasanya digunakan untuk membuat teh celup. Jenis teh hijau dibuat dengan proses penguapan atau pemasakan, penggulungan dan pengeringan. Setelah dipetik, daun-daun teh ini diuapkan sebentar dengan uap air panas atau dimasak diatas api dengan menggunakan panci besar. Proses ini dibuat untuk menghindari fermentasi dan untuk mempertahankan warna daun. Darjeeling adalah jenis teh hitam yang terkenal, yang namanya diambil dari nama sebuah kota di daerah Bengali Selatan (India).
Perkebunan Darjeeling terletak di ketinggian 2000 m dari atas laut di sebelah selatan pegunungan Himalaya. Di daerah ini tumbuh tanaman teh terbaik dan termahal di dunia. Untuk teh jenis ini dikenal dua jenis teh lainnya, yaitu Darjeeling yang dipanen di awal tahun (first flush) dengan hasil air teh yang berwarna terang, ringan dan wangi. Jenis selanjutnya adalah Darjeeling yang dipanen pada musim panas (second flush) dengan hasil air teh yang lebih pekat dan kental. Selanjutnya adalah jenis Assam, yang berasal dari nama sebuah provinsi di India juga dekat pegunungan Himalaya. Di daerah perbukitan di provinsi ini terdapat rangkaian perkebunan teh terbesar di dunia. Teh Assam berwarna gelap, pekat dan kental. Terdapat pula jenis Dooars yang berasal dari sebuah provinsi di India sebelah barat Assam yang menghasilkan teh jenis yang hampir sama dengan teh Assam. Di Srilanka, perkebunan teh baru dikembangkan pada tahun 1867 setelah wabah pes kopi menyerang. Teh hitam dari Srilanka ini berasa agak pahit dan airnya berwarna keemasan.
Sedangkan perkebunan teh di Indonesia kebanyakan berada di Provinsi Jawa Barat dan terbentang di dataran tinggi pegunungan di daerah Puncak, Sukabumi, Pangalengan, Ciwidey dan Subang. Air teh hitam dari Jawa ini berwarna terang dan rasanya agak manis. Namun, perkebunan teh di Indonesia juga bisa ditemui di Sumatera dan Sulawesi. Pucuk-pucuk daun dan daun teh mengandung 1% - 5 % koffein (dulunya dikenal dengan sebutan tein), sedikit Theophyllin (alkaloid dalam daun teh, dengan nama kimia: 1,3-Dimethylxanthin, yang mengandung zat sejenis koffein.

C.                                   PT Perkebunan Nusantara VIII

PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero), disingkat PTPN VIII, adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang perkebunan teh,karetkinakakaokelapa sawit, dan getah perca. Kantor pusat perusahaan berada di Bandung dengan wilayah operasi di Jawa Barat. Kantor pusatnya berada di Jalan Sindangsirna no. 4 BandungJawa Barat.

1.      SEJARAH

Perusahaan perkebunan milik negara di Jawa Barat dan Banten berasal dari perusahaan perkebunan milik pemerintah Belanda, yang ketika penyerahan kedaulatan secara otomatis menjadi milik pemerintah Republik Indonesia, yang kemudian dikenal dengan nama Perusahaan Perkebunan Negara (PPN) Lama. Antara tahun 1957 – 1960 dalam rangka nasionalisasi atas perusahaan-perusahaan perkebunan eks milik swasta Belanda/Asing (antara lain : Inggris, Perancis dan Belgia) dibentuk PPN-Baru cabang Jawa Barat.
Dalam periode 1960 – 1963 terjadi penggabungan perusahaan dalam lingkup PPN-Lama dan PPN-Baru menjadi : PPN Kesatuan Jawa Barat I, PPN Kesatuan Jawa Barat II, PPN Kesatuan Jawa Barat III, PPN Kesatuan Jawa Barat IV dan PPN Kesatuan Jawa Barat V.
Selanjutnya selama periode 1963 – 1968 diadakan reorganisasi dengan tujuan agar pengelolaan perkebunan lebih tepat guna, dibentuk PPN Aneka Tanaman VII, PPN Aneka Tanaman VIII, PPN Aneka Tanaman IX dan PPN Aneka Tanaman X, yang mengelola tanaman teh dan kina, serta PPN Aneka Tanaman XI dan PPN Aneka Tanaman XII yang mengelola tanaman karet. Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan, pada periode 1968 – 1971, PPN yang ada di Jawa Barat diciutkan menjadi tiga Perusahaan Negara Perkebunan (PNP) meliputi 68 kebun, yaitu :
·         PNP XI berkedudukan di Jakarta (24 perkebunan), meliputi perkebunan-perkebunan eks PPN Aneka Tanaman X, dan PPN Aneka Tanaman XI;
·         PNP XII berkedudukan di Bandung (24 perkebunan), meliputi beberapa perkebunan eks PPN Aneka Tanaman XI, PPN Aneka Tanaman XII, sebagian eks PPN Aneka Tanaman VII, dan PPN Aneka Tanaman VIII;
·         PNP XIII berkedudukan di Bandung (20 perkebunan), meliputi beberapa perkebunan eks PPN Aneka Tanaman XII, eks PPN Aneka Tanaman IX, dan PPN Aneka Tanaman X.
Sejak tahun 1971, PNP XI, PNP XII dan PNP XIII berubah status menjadi Perseroan Terbatas Perkebunan (Persero). Dalam rangka restrukturisasi BUMN Perkebunan mulai 1 April 1994 sampai dengan tanggal 10 Maret 1996, pengelolaan PT Perkebunan XI, PT Perkebunan XII, dan PT Perkebunan XIII digabungkan di bawah manajemen PTP Group Jabar.
Selanjutnya sejak tanggal 11 Maret 1996, PT Perkebunan XI, PT Perkebunan XII, dan PT Perkebunan XIII dilebur menjadi PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero).

2.      KOMODITI

PT Perkebunan Nusantara VIII merupakan BUMN yang bergerak pada sektor perkebunan dengan kegiatan usaha meliputi pembudidayaan tanaman, pengolahan, dan penjualan komoditi perkebunan seperti teh, karet dan sawit sebagai komoditi utamanya, serta kakao dan kina sebagai komoditi pendukungnya.
Sampai saat ini, PT Perkebunan Nusantara VIII mengelola 41 kebun dan 1 unit rumah sakit. yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Jawa Barat dan 2 kabupaten di Propinsi Banten.
PTPN VIII mengelola 24 perkebunan teh di atas tanah produktif seluas 25.905,3 Ha dan merupakan perkebunan yang cukup luas di 6 kabupaten yakni Sukabumi (2 perkebunan), Bogor ( 2 perkebunan), Cianjur ( 3 perkebunan), Subang(2 perkebunan), Kab.Bandung dan Kab.Bandung Barat (12 perkebunan) danKab.Garut (3 perkebunan).
Produksi teh yang dihasilkan senantiasa terus menigkat dari tahun ke tahun. Hal ini terjadi karena adanya upaya pengelolaan yang baik oleh PTPN VIII misalnya dalam hal pembudidayaan, cara pemetikan dan pengolahan demi untuk memenuhi permintaan para pembeli. Hal lainnya, adanya keterlibatan Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung untuk melakukan penelitian sehingga memberikan kontribusi dalam hal peningkatan produksi dan mutu.

3.  Proses Pengolahan dan Pengelompokan Teh Produksi PTP Nusantara   VIII 

          1. Proses Pengolahan Teh

Pada masa penjajahan Belanda, teh dibudidayakan di Jawa Barat. Bibit-bibit teh dibawa dari Cina. Perkebunan teh Belanda telah turun temurun berada di Jabar. Seperti pabrik teh di Rancabali. Tempat ini adalah salah satu penghasil teh terkemuka di era Belanda. Saat itu, teknologi pengolahan dan penggilingan teh masih bersifat sederhana. Varian teh yang dikonsumsi adalah teh hitam. Pengolahannya sederhana, menggunakan tenaga manusia, dan kebanyakan dari mereka bekerja paksa.
Perkebunan Rancabali terletak di Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung, 18 Km ke arah selatan atau 50 Km dari Bandung. Daerah ini terletak di ketinggian, 1.628m diatas permukaan laut. Rancabali memiliki dua komoditi usaha, yaitu Teh dan Kina dengan areal produktif seluas 1550 Ha berada di kaki Gunung Patuha. Perkebunan Rancabali memiliki dua buah pabrik, Pabrik teh Orthodoks dan CTC.
Berikut ini proses pengolahan teh di pabrik perkebunan teh Rancabal
    1. Proses Pelayuan
Daun teh dimasukkan dalam alat pelayuan untuk dikeringkan selama 14 jam agar kandungan air didaunnya berkurang hingga tersisa sekitar 2-3 persen. Proses ini dilakukan untuk memudahkan mengeluarkan senyawa kimia yang berada di dalam teh.
    1. Proses Penggilingan
Agar zat kimia keluar, daun teh yang telah kering digiling. Penggilingan secara kimiawi dilakukan agar senyawa Polifenol keluar dari daun. Penggilingan berlangsung sekitar 1-2 jam. Proses ini mengakibatkan benturan dan dinding sel daun teh menjadi rusak. Alhasil, cairan sel akan keluar.
    1.  Proses oksidasi
Teh yang sudah melewati penggilingan boleh dibilang sebagai teh yang bermutu. Selanjutnya, teh dicacah. Dauh teh yang besar dicacah hingga menjadi serbuk. Hasil yang baik idealnya bakal menjadi butiran halus yang siap menjadi penghasil teh.
    1.  Proses Pengeringan
Setelah proses penggilingan selesai, hasil serbuk teh dikeringkan karena masih mengandung 3-4 persen air. Dari pengeringan selama 20 menit ini, telah dapat dihasilkan teh hitam.
    1. Proses pengemasan
         Teh hitam masih melalui satu proses pengayakan untuk disortir berdasarkan mutu dan kualitas teh. Semakin ringan, semakin baik mutu teh yang dihasilkan.

    1. Proses Uji Kelayakan Rasa dan Aroma
Setelah melalui proses panjang, teh pun tetap melalui uji kelayakan rasa dan aroma. Uji rasa ini dilakukan beberapa kali hingga 50 cangkir per hari. Teh yang baik, berwarna tidak keruh dan cenderung merah bening. Mutu yang baik dapat bernilai sekitar Rp 2 juta per kilogram di pasar internasional.

          2.      Pengelompokan Teh

Pengelompokan teh berdasarkan tingkat oksidasi:
  1. Teh putih 
Teh yang dibuat dari pucuk daun yang tidak mengalami proses oksidasi dan sewaktu belum dipetik dilindungi dari sinar matahari untuk menghalangi pembentukan klorofil. Teh putih diproduksi dalam jumlah lebih sedikit dibandingkan teh jenis lain sehingga harga menjadi lebih mahal. Teh putih kurang terkenal di luar Tiongkok, walaupun secara perlahan-lahan teh putih dalam kemasan teh celup juga mulai populer.
  1. Teh hijau 
Daun teh yang dijadikan teh hijau biasanya langsung diproses setelah dipetik. Setelah daun mengalami oksidasi dalam jumlah minimal, proses oksidasi dihentikan dengan pemanasan (cara tradisional Jepang dengan menggunakan uap atau cara tradisional Tiongkok dengan menggongseng di atas wajan panas). Teh yang sudah dikeringkan bisa dijual dalam bentuk lembaran daun teh atau digulung rapat berbentuk seperti bola-bola kecil (teh yang disebut gun powder).
  1. Oolong 
Proses oksidasi dihentikan di tengah-tengah antara teh hijau dan teh hitam yang biasanya memakan waktu 2-3 hari.
  1. Teh hitam  atau teh merah
Daun teh dibiarkan teroksidasi secara penuh sekitar 2 minggu hingga 1 bulan. Teh hitam merupakan jenis teh yang paling umum di Asia Selatan (India, Sri Langka, Bangladesh) dan sebagian besar negara-negara di Afrika seperti: Kenya, Burundi, Rwanda, Malawi dan Zimbabwe. Terjemahan harafiah dari aksara hanzi untuk teh bahasa Tionghoa (红茶) atau (紅茶) dalam bahasa Jepang adalah "teh merah" karena air teh sebenarnya berwarna merah. Orang Barat menyebutnya sebagai "teh hitam" karena daun teh berwarna hitam. Di Afrika Selatan, "teh merah" adalah sebutan untuk teh rooibos yang termasuk golongan teh herbal. Teh hitam masih dibagi menjadi 2 jenis: Ortodoks (teh diolah dengan metode pengolahan tradisional) atau CTC (metode produksi teh Crush, Tear, Curl yang berkembang sejak tahun 1932). Teh hitam yang belum diramu (unblended) dikelompokkan berdasarkan asal perkebunan, tahun produksi, dan periode pemetikan (awal musim semi, pemetikan kedua, atau musim gugur). Teh jenis Ortodoks dan CTS masih dibagi-bagi lagi menurut kualitas daun pasca produksi sesuai standar Orange Pekoe.
  1. Pu-erh  (Póu léi dalam bahasa Kantonis)
Teh pu-erh terdiri dari dua jenis: "mentah" dan "matang." Teh pu-erh yang masih "mentah" bisa langsung digunakan untuk dibuat teh atau disimpan beberapa waktu hingga "matang". Selama penyimpanan, teh pu-erh mengalami oksidasi mikrobiologi tahap kedua. Teh pu-erh "matang" dibuat dari daun teh yang mengalami oksidasi secara artifisial supaya menyerupai rasa teh pu-erh "mentah" yang telah lama disimpan dan mengalami proses penuaan alami. Teh pu-erh "matang" dibuat dengan mengontrol kelembaban dan temperatur daun teh mirip dengan proses pengomposan. Teh pu-erh biasanya dijual dalam bentuk padat setelah dipres menjadi seperti batu bata, piring kecil atau mangkuk. Teh pu-erh dipres agar proses oksidasi tahap kedua bisa berjalan, karena teh pu-erh yang tidak dipres tidak akan mengalami proses pematangan. Semakin lama disimpan, aroma teh pu-erh menjadi semakin enak. Teh pu-erh yang masih "mentah" kadang-kadang disimpan sampai 30 tahun bahkan 50 tahun supaya matang. Pakar bidang teh dan penggemar teh belum menemui kesepakatan soal lama penyimpanan yang dianggap optimal. Penyimpanan selama 10 hingga 15 tahun sering dianggap cukup, walaupun teh pu-erh bisa saja diminum setelah disimpan kurang dari setahun. Minuman teh pu-erh dibuat dengan merebus daun teh pu-erh di dalam air mendidih seringkali hingga lima menit. Orang Tibet mempunyai kebiasaan minum teh pu-erh yang dicampur dengan mentega dari lemak yak, gula dan garam.
  1. Teh kuning 
Sebutan untuk teh berkualitas tinggi yang disajikan di istana kaisar atau teh yang berasal dari daun teh yang diolah seperti teh hijau tapi dengan proses pengeringan yang lebih lambat.
  1. Kukicha 
Teh kualitas rendah dari campuran tangkai daun dan daun teh yang sudah tua hasil pemetikan kedua, dan digongseng di atas wajan.
  1. Genmaicha 
Teh hijau bercampur berondong dari beras yang belum disosoh, beraroma harum dan sangat populer di Jepang.

D.     Produk Teh Produksi PTP. Nusantara VIII

Secara umum, komposisi teh produksi PTP. Nusantara VIII adalah sebagai berikut
Teh mengandung sejenis antioksidan yang bernama katekin. Pada daun teh segar, kadar katekin bisa mencapai 30% dari berat kering. Teh hijau dan teh putih mengandung katekin yang tinggi, sedangkan teh hitam mengandung lebih sedikit katekin karena katekin hilang dalam proses oksidasi. Teh juga mengandung kafein(sekitar 3% dari berat kering atau sekitar 40 mg per cangkir), teofilin danteobromin dalam jumlah sedikit.
Dari pernyataan diatas, terbukti bagwa kandungan kafein yang ada di teh sangat sedikit dan tidak sebanyak yang ada di kopi. Oleh karena itu, para pengkonsumsi teh di seluruh dunia tidak perlu takut akan kecanduan dengan teh.
Salah satu Produk teh yang diproduksi oleh PTP. Nusantara VIII yaitu teh walini.
Teh Walini dibuat dari bahan baku teh pilihan yang diolah tanpa campuran apapun, dengan kombinasi campuran beberapa jenis kualitas ekspor, dan dikemas secara profesional. Kemasan teh dibuat sedemikian rupa yang membuat keutuhan mutu teh terjaga. Keunggulan Teh Walini dibanding teh lainnya yang sejenis, diantaranya adalah terbuat dari bahan baku yang berkualitas ekspor dari hasil perpaduan atau kombinasi dari beberapa jenis hasil kreativitas olahan para pakar teh di Indonesia.
 Teh Walini terdiri dari beberapa jenis produk berupa teh celup dan teh seduh, yaitu :
1. Teh Celup Hitam Walini
2. Teh Celup Lemon Walini
3. Teh Celup Jahe Walini
4. Teh Celup Organik Walini
5. Teh Celup Hijau Jepang
6. Teh Celup Hitam Walini TB 1
7. Teh Celup Hitam Walini TB 5
8. Teh Seduh Hitam Walini
9. Teh seduh Hijau Walini
 Tiap-tiap jenis produk dikemas dalam tiga bentuk kemasan yang berjumlah 1-25 buah dalam satu kemasan.
Jenis produk yang menggunakan kemasan Double Chamber yaitu: Teh Celup Hitam Walini, Teh Celup Lemon Walini, Teh Celup Jahe Walini, Teh Celup Organik Walini, Teh Celup Hijau Jepang. Yang menggunakan kemasan Single Chamber adalah: Teh Celup Hitam Walini TB 1 dan Teh Celup Hitam Walini TB 5, sedangkan teh seduh hitam dan hijau Walini menggunakan kemasan teh seduh.

E.      Manfaat Umum Teh Produksi PTP. Nusantara VIII

Pada umumnya teh dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, gusi, stres, membakar lemak, dan membantu menurunkan berat badan. Beruntung, para peneliti selalu menemukan hal baru seputar manfaat teh untuk kesehatan.
Berkut ini manfaat dari beberapa jenis teh, yaitu : 
Teh hijau
Teh hijau dibuat dari daun teh yang tidak difermentasi sehingga mengandung polyphenols konsentrat tinggi. Teh hijau sering dimanfaatkan untuk mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung, menurunkan kolesterol, menurunkan berat badan (terutama lemak perut). Teh hijau juga memberi manfaat dalam menurunkan risiko diabetes dan Alzheimer’s.
Teh hitam
Penelitian menunjukkan bukti bahwa teh hitam efektif menurunkan kortisol, hormon stres.Lebih jauh, partisipan mengalami penurunan tingkat kortisol dalam darah mereka setelah stres berat. Kuncinya, mereka mengonsumsi teh hitam empat kali per hari selama enam minggu. Teh hitam juga mampu mengurangi risiko kanker. Sebuah kajian terbaru menunjukkan bahwa minum teh hitam bisa benar-benar membantu pertumbuhan dan perbaikan lapisan tisu tulang.
Teh putih
Teh putih kurang dikenal, tapi tak membuatnya kurang sehat. Teh putih, khususnya ekstrak teh putih terbukti mampu memperlambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan infeksi Staphylococcus, infeksi Streptococcus, pneumonia, dan karies gigi, serta meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.
“Menurut Milton Schiffenbauer PhD, profesor mikrobiologi dan biologi pada Pace University’s Dyson College of Arts & Sciences, efek antivirus dan antibakteri dari beberapa merek pasta gigi adalah karena tambahan ekstrak teh putih,” tambah Bailey.
Teh oolong
Teh oolong terbukti mampu mendorong metabolisme tubuh, membakar lemak, membantu menurunkan berat badan, dan menjaga kesehatan kulit.“Wanita yang minum teh oolong dua cangkir sehari meningkatkan metabolisme mereka sekira 157 persen melebihi wanita yang minum teh hijau dalam jumlah yang sama,” kata Bailey seperti mengutip sebuah kajian yang dipublikasikan Journal of Medical Investigation.













BAB III

PENUTUP

A.   Kesimpulan

Kunjungan Industri SMK Negeri 1 Purbalingga yang dilaksanakan pada Sabtu tanggal 16 Januari 2016 yang mengunjungi PTP. Nusantara VIII, merupakan salah satu syarat yang harus dilalui oleh siswa siswi kelas XI Akuntansi untuk melaksanakan praktek kerja lapangan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan siswa kepada dunia usaha yang akan menjadi bekal dikemudian hari. Ilmu yang diperoleh setelah melakukan kunjungan industri diantaranya :
1.      Mengenal banyak jenis teh yang sebelumnya belum diketahui.
2.      Mengetahui proses pembutan teh.
3.      Mengetahui bagaiman suasana dalam dunia usaha.
4.      Menambah pengetahuan tentang peluang bisnis.
5.      Mengetahui bagaimana cara mengatur perusahaan.
6.      Mengetahu secara langsung usaha yang merupakan BUMN.

Ilmu-ilmu yang didapatkan oleh kami, akan menjadi panduan kami saat kami lulus kelak dan ingin memulai usaha yang sama dengan PTP. Nusantara VIII.

B.     Saran

Untuk PTP. Nusantara VIII :
1.     Sebaiknya K3 (keselamatan kesehatan kerja) di terapkan lebih ketat karena untuk K3 di perusahan kami lihat belum dilaksanakan sepenuhnya.
2.     Kebersihan lebih dijaga karena masih banyak tempat-tempat yang kotor dan tidak sehat.
3.     Untuk para pekerja lebih baik diberi pakaian kerja agar terlihar rapi dan aman.
4.     Gedung pabrik dilihat sudah agak kurang terawat dan sebaiknya dilakukan renovasi ulang.
Untuk pengunjung :
1.      Tempat yang kami kunjungi sudah bagus, akan lebih bagus kami mengunjungi tempat-tempat yang berhubungan langsung dengan pogram keahlian kami yaitu akuntansi, walaupun kami tidak bisa melihat proses penjurnalan atau apapun yang berhubungan dengan akuntansi tapi kami setidaknya mendapatkan ilmu yang berhubungan dengan akuntansi. Contoh tempatnya Kantor Pajak, Bank Indonesia, atau yang lainnya.
2.      Untuk pemilihan makanan sebaiknya yang empat sehat lima sempurna dikarenakan untuk makan pagi dan siang sudah sehat tetapi untuk makan malamnya kurang sehat karena semuanya serba berbahan tahu.
3.      Untuk persediaan obat kurang, sebaiknya si pemandu harus siap sedia menyediakan obat dan plastik yang dibutuhkan siswa.
Demikian lapora ini dibuat untuk memenuhi kewajiban kami sebagai siswa SMK Negeri 1 Purbalingga. Mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan yang disengaja maupun tidak selama proses pembuatan sampai menjadi bentuk laporan yang jadi kami mohon maaf sebesar-besarnya. Sebagai motivasi untuk memperbaiki laporan yang akan kami buat selanjutnya kami mohon saran agar laporan kami selanjutnya akan lebih baik dari laporan ini.Terimakasih.
                   
                                                                                            Hormat Kami,
             






          Heni Iswantari
          NIS. 13840
             






                         Septina Tiara Putri
                         NIS.








          Pratiwi Ilandini
          NIS.
 







                         Priharti Wahyuningsih
                         NIS.


Sabtu, 23 Juli 2016

cerpen sibiru telur bebek

Si biru telur bebek

Di ruangan kecil itu. Saat siang muncul dengan malu. Dan sang pagi mulai berlalu, Si biru telur bebek menampakkan diri.
Biru telur bebek. Itu panggilan kesayanganku untuk sosok yang baru ku kenal. Kedengarannya memang aneh tapi aku memang suka memanggil orang dengan nama lain seperti goyan, cueng, DC, big boss dan masih banyak lagi panggilan yang aku buat untuk teman-temanku.
Dengan muka tertunduk dan suara lirih Si biru telur bebek mengucap salam. Aku pun spontan menjawab salam itu. Karena aku seorang muslimah dan seorang muslimah wajib menjawab salam. Saat itu aku sedang duduk sambil melihat kearah handphone bututku. Yang hanya bisa untuk sms dan telepon saja. Menurutku gak masalah HP butut yang penting aku bisa menulis hal gila dan ku kirimkan kepada teman-teman BF ku.
Dengan mata bingung saat itu aku melihatnya. Dalam benakku  muncul sebuah pertanyaan yang wajar untuk siapa saja yang baru ketemu orang baru.
Baru kusadari dan kudapatkan jawaban pertanyaan yang muncul itu saat aku melihat sebuah poster yang berisi nama-nama orang yang ada disana. Saat itu aku hanya mengira-ngira saja nama orang yang baru aku temui setelah dua hari aku ada disana. Supaya enak aja, untuk itulah aku memanggilnya Si biru telur bebek karena saat aku pertama kali melihatnya dia memakai baju berwarna biru telur bebek.
Hari berikutnya gak jauh beda sama hari kemarin hanya ada suara lirih yang menggelitik telingaku.
Tan dia itu siapa ? kok dari kemarin diem aja. Beda sama  yang lain. Tanyaku pada temanku
Gak tau tuh. Kayaknya yang namanya Andi deh. Soalnya di daftar pegawai ada nama lain dan kita belum ketemu sama orang yang ada di nama itu. Jawab Tania mengira-ngira.
 Tania temen deketku selama ini. Dia cewek modern tetapi sopan, beda sama cewek modern jaman sekarang yang gayanya gaul tapi akhlaknya tradisional.
Awalnya aku biasa aja. Dan gak ada rasa aneh yang aku rasain. Beda dengan temanku Tania yang gampang akrab sama orang dan suka sama orang.
Ren, Jodi baik banget ya, ganteng lagi.ucapnya padaku
Ah biasa aja. Laki-laki emang ganteng kan, gak cantik. Ledekku pada Tania.
Ih kamu itu normal gak sih. Pangeran seganteng itu kamu anggap biasa. Kamu itu aneh.
Aku hanya tersenyum kecil saja atas olokan sahabatku itu.
Lama kelamaan bibir tipisku yang gak bisa diem ini terus menggumamkan kata siapa dia? dan mataku yang gak bisa memandang hanya satu tempat,terus menatap dari sudut mataku kearah sosok yang aku panggil si biru telur bebek itu.
Sebenarnya dia itu sombong apa jaim sih? Tiap hari diem aja kerjaanya. Kita itu kaya gak dianggep sama dia. Ucapku pada Tania yang sedang makan disebelahku.
Siapa sih ren, dari kemarin kamu itu marah-marah terus. Jawab Tania
Itu tuh, dia si biru telur bebek. Gimana gak marah ya tan, kita itu udah satu minggu disini tapi apa pernah dia tanya atau sekedar ngomong basa basi sama kita. Gak pernah kan.
Iya sih tapi aku biasa aja tuh, kamu aja yang sensian. Jangan gitu ren nanti kamu naksir loh, kan cinta biasanya datang berawal dari benci. Kata Tania yang sedang menggodaku.
Ih kamu tan, ngomongmu ngaco aja. Mana mungkin aku suka sama orang kaya gitu. Idupnya datar kaya patung. Gak mungkin lah. Jawabku pada Tania.
Oohhh semoga aja enggak ya, tapi kalo iya juga gak papa. Ledek Tania kepadaku.
Di suatu acara yang diadakan disana, aku kebagian dalam seksi konsumsi. Sebenarnya agak malas sekali jadi seksi konsumsi yang harus capek-capek mbungkusin makanannya. Tapi dibalik itu semua, ada keajaiban yang terjadi. Si biru telur bebek yang biasanya kaku, diem kaya patung hidup mengeluarkan suaranya. Masih jarang sih dia bersuara tapi rasanya luar biasa banget buat aku dan Tania. Di acara tersebut aku dan Tania melayani tamu undangan yang datang. Rasanya aneh sekali. Aku yang dapat julukan si kakak datar flat atau DAPET, harus ramah dan sabar ngelayanin tamu-tamu yang rempong dan banyak mau.
 Orang sering bilang cinta itu datang tiba-tiba tidak kenal tempat, waktu dan kepada siapa. Untuk pertama kalinya rena jadi orang lain, yang berbeda dengan sifat aslinya yang cuek dan cenderung penutup. Hujan datang kebumi membawa sebuah kabar bahagia. Dua anak manusia yang sedang tumbuh dewasa dan mulai merasakan apa itu cinta. Rena yang masih polos dan sama sekali belum pernah punya pacar itu, hanya menganggap sebuah angina lewat saja. Tetapi sejak saat itu rena terbanyang sepasang mata yang di tatap untuk pertama kalinya dan senyum yang menghias di wajah yang putih. Ya. Si biru telur bebek yang misterius itu yang slalu datang dibayang-bayang sosok pangeran Rena.
Biarkanlah hanya aku yang tau
Biarkanlah hanya aku yang rasakan
Dan biarkanlah semua mengalir seperti air
tuhan mengirimkan seseorang untuk seseorang pula
dan Tuhan mengirimkan apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan
mungkin si biru telur bebek adalah cara Tuhan untuk aku tau apa rasanya jatuh cinta
dan kini aku merasakannya
entah mulai kapan aku mencintainya
tapi sungguh, rasa ini sangat menyiksaku
remaja 17 tahun yang mencintai orang yang baru dikenal
remaja 17 tahun yang belum berpengalaman dalam hal cinta
aku Rena, orang yang mulai menyukai kamu
dan kamu, si biru telur bebek
terimakasih buat rasa ini
mungkin kamu yang tau
dan jangan anggap cintaku bertepuk sebelah tangan
karena aku hanya mencintaimu 20 % saja
karena 80 % telah kamu hancurkan dengan sebuah inisial

“J”

Senin, 13 Juni 2016

PT Pratama Jaya Mulya SPBU 44.533.01 Kalikabong

Pada tanggal 1 februari sampai dengan 30 April 2016 saya melakukan praktek kerja lapangan atau PKL di PT Pratama Jaya Mulya. Dan pada akhir PKL saya disuruh untuk membuat laporan PKL. dan disitu saya mulai kebingungan. Saya lihat struktur laporannya ternyata harus ada sejarahnya. Untuk itu buat kalian adik kelas saya tersayang dari SMK Negeri 1 Purbalingga, ini udah mba publikasikan semoga bermanfaat dan gak bingung kaya mba.

A. Sejarah berdirinya

PT Pratama Jaya Mulya berdiri pada tanggal 18 Maret 1969 dan berlokasi di utara Polres Purbalingga. Dan pada tahun 1988 terjadi relokasi karena adanya pembukaan jalan baru, PT Pratama Jaya Mulya berpindah lokasi yang di Kelurahan Kalikabong RT 4 RW 1 Jl. May. Jend Sungkono KM 2, Kalimanah, Purbalingga yaitu alamat sekarang ini. Usaha tersebut pertama kali merupakan usaha perorangan yang di miliki oleh Dr. Hardin Asrikin, MS, Sp And sebagai direktur utama dan Ir Yanti Wahyuni sebagai wakil direktur.
Pada tanggal 25 Juni 2012 atas perintah Pertamina, SPBU 44.533.01berubah bentuk dari perorangan menjadi berbadan hukum dengan nama PT Pratama Jaya Mulya. Kegiatan pokok PT Pratama Jaya Mulya yaitu menjual bahan bakar, gas, cair, padat dan pelumas. Pada bulan Januari sampai Maret 2009 PT Pratama Jaya Mulya mengalami renovasi dengan adanya program dari Pertamina yang bernama Pertamina Way. Berikut merupakan daftar sertifikasi yang dilakukan PT Pratama Jaya Mulya.

No.
Tanggal
Keterangan
1.
24 April 2009
Lulus Certification Audit
2.
21 Mei 2009
Lulus Surveillance 1
3.
11 Juni 2009
Lulus Surveillance 2
4.
07 Juli 2009
Lulus Surveillance 3
5.
22 Oktober 2009
Lulus Quarterly 1
6.
16 Januari 2010
Lulus Quarterly 2

B.  Lokasi Perusahaan
Alamat                   : Kelurahan Kalikabong RT 4 RW 1 Jl. May. Jend Sungkono KM 2,
       Kalimanah, Purbalingga


 C. Bidang Usaha

Bidang Usaha dari PT Pratama Jaya Mulya Kalikabong adalah pelayanan dalam hal bahan bakar minyak untuk kendaraan bermotor. Selain melayani pembelian bahan bakar minyak, PT Pratama Jaya Mulya Kalikabong melayani pembelian oli minyak tanah, gas LPG dan makanan ringan juga melayani pembuatan kupon pembelian BBM pada instansi-instansi yang membutuhkannya.

D. Karyawan

PT Pratama Jaya Mulya Kalikabong memiliki banyak karyawan yang dibagi dalam empat bagian yaitu :
1.      Bagian kantor                           : lima orang
2.      Bagian Operator BBM             : dua belas orang
3.      Bagian Kios                              : dua orang
4.      Bagian kebersihan                    : tiga orang

E. jam kerja


PT Pratama Jaya Mulya Kalikabong mempunyai jam kerja yang dibagi menjadi dua yaitu jam kerja petugas kantor (kepala SPBU, petugas Kios dan staf) dan jam kerja operator (petugas operator BBM, mandor, kepala unit dan OB). Untuk petugas kantor jam kerja dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00.  Sedangkan bagian operator, mandor, dan OB dibagi menjadi beberapa shift. Jam Kerja karyawan di PT Pratama Jaya Mulya Kalikabong ini berlaku setiap hari kecuali kepala SPBU dan staf hanya hari senin-sabtu. Untuk petugas operator BBM jam kerjanya beda dengan bagian lain. Itu dikarenakan mereka harus siap melayani konsumen selama 24 jam penuh tanpa henti. Berikut merupakan pembagian jam kerja petugas operator BBM:
ü Pagi            : 07.00 s/d 14.00
ü Siang          : 14.00 s/d 22.00
                ü Malam        : 22.00 s/s 07.00




Selasa, 31 Mei 2016

Puisi tentang mantan calon pacar


BYE MAKSIMAL

Ibarat pungguk merindukan bulan
Itulah aku
Yang berharap bersanding denganmu
Yang berharap jadi milikmu
Yang berharap kau hargai
Yang berharap kau cintai
Dan akhirnya kau lukai
Bagai bumi dengan langit
Itulah kita
Aku yang masih kecil menurutmu
Dan kau dewasa menurutmu
Jelek rupaku katamu
Dan tampan wajahmu ungkapmu
Tak baik sifatku katamu
Baik dan sholeh sifatmu
Itulah perbedaan kita
Perbedaan yang kau buat sendiri
Aku buminya
Dan kau langitnya
Dan inilah perbedaan menurut si bumi ini
Kecil umurku, dewasa pemikiranku
Dewasa dirimu, kekanak-kanakan sifatmu
Yang menyakiti seorang gadis kecil yang kau anggap bumi ini
Buruk rupaku bukan berarti buruk hatiku
Kecantikanku tak secantik wanita pujaanmu
Dan ketampananmu juga tak setampan pangeranku
Bagai air dan api 

Yang merupakan hal yang berbeda
Air yang menyejukan disaat terik
Dan api yang membakar kemudian hitam
Kamu air yang menyejukkan hati
Dan saat air itu terus mengalir dan banyak
Yang terjadi adalah bencana
Aku api yang membakar semua yang ada
Dan saat bencana itu datang
Aku akan datang
Menghangatkan mereka yang kedinginan
Mereka yang sangat merasa kesejukan
Bagai minyak dan air
Kita tak bisa bersatu
Itu sekarang doaku
Biarkan kita seperti minyak dan air
Yang tidak akan bisa bersatu
Walaupun bisa,
Aku tidak akan mau
Karena kamu, karena bersamamu
Dan kamu yang memulai perbedaan
Dan aku yang mengakhirinya
Dengan berkata

Bye maksimal

Sabtu, 07 Mei 2016

Kenangan PKL SMK


#BUAT_KAMU
1 Februari 2016. Di tanggal itu gue mulai ngerasaain kehidupan dunia lain. Dunia lain yang gue maksud bukan dunia lain yang ada di TV, tapi dunia lain yang belum pernah gue rasain selama gue hidup. Di dunia yang baru gue mulai ini, gue masih kaku buat ngejalaninnya. Gue masih beradaptasi sama suasana dan kondisi dunia baru gue. Dunia baru gue ini sering orang bilang dua PKL. Dunia PKL itu dunia dimana lo yang masih sekolah disuruh buat latihan kerja, dengan kata lain lo mraktekin semua ilmu yang lo terima disekolah di dunia nyata yaitu di tempat PKL.
Awalnya berat banget buat gue jalanin, karna gue dituntut harus memposisikan diri jadi orang dewasa yang harus bekerja serius. Rasanya aneh aja, seorang siswi kaya gue yang hari-hari main handphone sama laptop sekarang harus melakukan hal yang dilakukan oleh seorang pekerja. Tapi lama kelamaan rasa-rasa itu udah pergi dari otak gue dan beralih dengan mainsett yang menyenangkan sebagai pekerja. Rasa seneng itu bukan hanya berasal dari material aja, non material juga ada seperti saat lo ketawa bareng karyawan tempat PKL lo, lo makan bareng sambil berbagi cerita dan banyak lagi. Hal yang paling gue senengin dari masa PKL ya itu dimana gue dapat wujudin impian yang sulit gue capai. Impian yang sederhana dan sangat berarti buat gue. Impian itu adalah punya seorang kakak. Impian itu terwujud di dunia PKL. Di sana gue bisa punya banyak banget kakak yang dari kecil gue impikan. Ada mas Bangun, mas Unggul, mas Narso, mas Oki, mas Rizki, mba Hikmah, mba Esi, mas Wahyu, mas Rendra, mas Rono, mas Jito, mas Anang, mas Towo dan masih banyak lagi. Mereka-mereka ini adalah orang-orang baru yang baru gue kenal dan sudah gue anggap jadi kakak gue. Selain dapat wujudin impian gue, gue juga bisa move on dari bayang-bayang cinta masalalu gue yang sangat menyakitkan. Di tempat PKL gue nemuin rasa yang baru. Rasa cinta yang tumbuh lagi di hati gue. Emang sih gue masih di bawah umur. Tapi apa Tuhan melarang orang jatuh cinta. Tidak! Yang Tuhan larang itu saat lo berniat buat bermaksiat sama orang yang lo suka itu. Dan satu kata yang gak gue suka. Jangan dilihat dari umur gue yang baru 16 tahun, tapi apa dia tau kalau keseriusan tidak bergantung pada umur. Cinta gue emang bukan cinta yang akan terus maju sampai ke hal yang lebih serius, tapi cinta gue ini bukan cinta monyet. Asal kalian tau gue suka sama orang itu bukan asal suka. Dan saat gue sekali suka sama orang gue akan butuh waktu lama buat melupakannya. Jadi jangan bilang kalo cinta gue cinta monyet.
90 hari udah berlalu, waktunya gue pamit pulang dan kembali ke dunia lama gue, dunia sekolah. dunia dimana gue kembali kerutinitas yang super cape. Dunia dimana gue ketawa bareng sama anak-anak seusia gue. Ada sebuah kata yang berbunyi, “memulai itu lebih gampang daripada mengakhiri”. Ini kata yang menggambarkan saat hari terakhir gue PKL. Gue harus nglepasin temen-temen baru dan keluarga baru gue. Rasanya pengen nangis, gak kuat buat ninggalin mereka. Tapi satu kata yang masih gue gue percaya sampai saat ini. Di dalam pertemuan pasti ada perpisahaan dan jika jodoh pasti akan bertemu kembali. Jadi gue disini mau minta maaf jika selam gue PKL, gue banyak ngelakuin kesalahan, gak sopan, gak PKL malah mainan, gak bantu-bantu malah jadi tukang ngrepotin, sering bikin kesel dan semua hal negative yang gue lakuin. Gue bener-benr minta maaf untuk itu semua. Dan gue terimakasih banget puat tiga bulannya. Di tiga bulain ini gue bias dapet banyak ilmu kehidupan yang belum gue dapetin dimanapun. Gue bangga bias PKL di tempat semenyenangkan kaya di situ dan kenapa gue harus malu kalo kerjaan gue itu angkat gas, jual oli, jual minyak tanah dan jual yang lain. Gue malah bangga karna gue bias punya pengalaman yang lebih banyak dan beda sama temen-temen yang lain yang kerjaannya hanya di depan computer dan bergaul sama kertas. Gue gak malu cerita pengalaman gue PKL karena pengalaman tiga bulan kemarin yang telah membuat gue bisa nulis blog ini dan pengalaman itu yang udah melahirkan heni yang baru. Yang lebih rajin, lebih menghargai pekerjaan, lebih mengharga semuanya terutama arti sebuah senyuman kepada seseorang. PKL kemarin membuat heni yang terkenal gak suka senyum dan galak menjadi pribadi yang mulai suka senyum dan penyabar. Thank buat semuanya, mba hikmah, mba esi, mas unggul, mas narso, mas wahyu, mas bangun dan semua pihak yang telah membentuk pribadi heni yang baru ini. Dan saat-saat terakhir gue ini, gue ingin mbuatin sesuatu buat kalian semua. Sesuatu yang sederhana tetapi itu keahlian gue. Walau jelek dan gak sesuai gue minta maaf karna gue juga mash belajar.


Harapan yang tersirat
Indah tertata rapat
Kata cinta teumpat
Membuat hati terperanjat
Akan sesuatu yang berat
Wahai pujangga cinta
Akankah kau melihat
Tanda cinta yang tercatat
Inilak ungkapan hati yang terikat

Namamu terukir indah
Atas tinta berwarna merah
Ranum bak buah mangga
Sempurna seperti lingkaran
Oh menawan bak pangeran

Arah kaki tanpa tujuan
Rasa lelah tak tertahan
Berat yang dirasakan
Akankah ini berakhir
Nasib baik kapankah datang
Gundah ini kapankah hilang
Untuk apa kau dating
Namun jika kau akan menghilang

Untukmu aku ada
Napasku mengalun nada
Galaupun tlah tiada
Gembira yang sekarang ada
Untukmu aku ada
Lisan ini hanya namamu terucap

Entah kapan kita kan bersatu
Sampai kapan aku menunggu
Ini kah takdir diriku
Sabarkah yang harus kujalani
Akankah aku terus menanti
Rasa ini mulai mati
Akankah hidup kembali
Sungguh aku lelah
Andai ada sebuah cahaya
Terang benderang menembus sukma
Aku harap itu dia

Wahai pujangga cinta
Akankah aku menunggumu
Haruskan aku menunggu
Yakinkah aku padamu
Untuk menjad pendamping hidupmu

Kata cinta kuucapkan
Redah suara yang kuberikan
Drama kasih yang ku inginkan
Noda cinta kau torehkan
Valse or true i don’t care
Doaku slalu untukmu
Lisanku slalu terucap namamu
Bersama detak jangtungku
Tyada berhenti memanggilmu

Tanpamu aku lemah
Untukmu aku ada
Karnamu aku ada
Inikah pertanda
Rasa yang ada di dada
Memberontak memaksa
Akan sesuatu yang ingin dikata
Namun aku malu tuk berkata

Sorry buat karya puisi pendek gue yang jelek ini, gue harap kalian suka. Dan maaf untuk pihak lain yang belum gue buatin puisi namanya. Walaupun nama kalian gak gue buatin puisi, tapi nama kalian akan menjadi puisi di hati gue.

                                                                                                                        Salam sayang,
                                                                                  
HENI ISWANTARI



Rabu, 20 April 2016

Komik Sederhana Yang Bikin Ngakak




sebagai anak muda kita harus menikmati masa muda kita dengan hal-hal yang posif aja. contohnya kaya membuat karya seperti yang gue buat. emang sih gue gak jago-jago banget masalah ngedit foto sama buat komik. tapi hal ini bisa ngurangin kegiatan-kegiatan negatif gue. lah buat gampang aja mari gue kasih tau cara membuat komik sederhana yang bisa buat lo ketawa ngakak.
1. carilah foto-foto yang berkarakter
2. pikirkan kata-kata lucu yang mau lo aplikasiin ke foto tersebut
3. siapin applikasi yang buat ngedit foto
4. satu per satu foto lo tulisin kata-kata yang lo tadi udah pikirin
5. jika udah selesai lo gabungin sesuai dengan urutannya
6. komik sederhana sudah selesai dan upload lah di medsos lo dijamin orang yang ada di foto lo bakal komen. wkwkwkwkwkwkwk

Kamis, 07 April 2016

Cerpen tentang pengalaman Praktek Kerja Lapangan


CINLOK PKL


Umur gue sekarang 17 kurang 1 bulan. Sekarang gue duduk dikelas 2 SMK. Orang bilang saat kita kelas satu kita jadi orang yang cari aman, pura-pura sopan, apa aja nurut dan cenderung takut sama kakak kelas. Sedangkan kalau ngomong kelas tiga itu cenderung masa bodo sama kelakuan adik kelas. Mereka lebih fokus sama ujian yang mau dihadapi. Dan orang bilang juga masa-masa yang membahagiakan, masa yang lagi songong-songongnya, masa dimana lagi luar biasanya, masa dimana benih cinta mulai merajalela yaitu saat kita duduk dikelas dua. Kelas diantara cari aman dan masa kefokusan. Di SMK ada salah satu program yang sering kita sebut PKL yaitu kepanjangan Praktek Kerja Lapangan. Dan gue merasakan hal itu. Saat masa pemilihan tempat PKL, gue galau mau PKL dimana. Setelah gue mantapkan diri dan memilih tempat yang gue jadiin tempat PKL, ternyata gue mengalami penolakan. Saat itu sakit hati gue.
Ada pepatah bilang sehabis gelap terbitlah terang. Saat gue lagi terpuruk akhirnya gue dapet tempat PKL-an. Walaupun bukan pilihan gue, tapi ini adalah awal cerita 17 tahun gue.
            Hari pertama PKL gue semangat banget. Semangat gue lagi berkobar kobarnya karena gue bisa bangun lebih siang dari biasanya jadi gue nggak ngerasa ngantuk kaya dikelas. Selain itu gue ngerasa bebas dari beban belajar malam dan bawa buku berat yang sering gue dan temen-temen keluhin. Rasanya gue ringan banget walaupun berat badan gue 60 kg tapi gue ngrasa lebih ringan dari segala rutinitas sekolah gue.
            Di tempat gue PKL gue dapet banyak temen baru yang sebelumnya belum pernah gue kenal ataupun gue temuin. Ada pak Tino, Pak Anjas, Bu Eni, mas Ahna, Mas Nova, Mas Agung, Mas Arif, Mba Saras, Mba Wati dan banyak lagi. Kebetulan bos yang punya perusahaan gue PKL, punya perusahaan dua dan pada waktu gue dan Uti dibutuhin gue PKL di perusaannya yang lain. Bisa dibilang gue kaya barang aja di bawa kesana kemari. Walaupun gue dan Uti PKL di dua tempat tapi gue ngrasa gak ada yang spesial di dua perusahaan tersebut. Semuanya sama aja. Mungkin bedanya saat gue ada di perusaan satu gue lebih banyak santai dan banyak hiburan, dan itu membuat gue ngerasa nyaman di sana. Kalo gue dan uti diperusaan yang dua lebih terjamin masalah makan tapi untuk masalah kebutuhan batiniahnya kurang paling kalo mah Ahnan yang lagi iseng-iseng buat lelocon yang buat kita bisa sedikit rileks dan itu pun Cuma beberapa detik aja karna suasana disana dingin semua. Pokoknya kalo untuk kebutuhan batininahnya gue lebih suka di perusahaan satu kalo untuk kebutuhan makannya gue lebih suka di perusahaan dua. Gitu deh rasanya.
            Hari-hari PKL, gue laluin bareng-bareng sama temen PKL gue, Uti. Seneng sedih gue laluin bareng-bareng sama temen baru gue ini. Mulai dari rok gue dan dia yang sobek, telat masuk, tangan yang pegel, kelaperan nungguin makanan dianter sama mas Ahnan, jadi pegawai ilegal yang harus disembunyiin kalo ada tamu penting dan banyak lagi. Itu semua jadi pengalaman yang gak akan gue lupain selama hidup gue. Gue lupa ngasih tau kalo gue itu anak jurusan akuntansi.
            Orang bilang anak AK itu yang paling pinter paling kalem dan paling semuanya. Tapi itu semua hanya berlaku disekolah. Kenapa gue bilang gitu, karna saat PKL anak AK lah yang paling apes. Anak TI mempelajari tentang hal-hal yang berhubungan dengan komputer dan mesinnya. Anak PM disekolah mempelajari bagaimana menata barang, malayani pembeli, dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan pemasaran. Anak AP, mereka mempelajari tentang semua hal yang sering dilakukan di kantor-kantor seperti membuat surat, menerima telepon dan lain-lain. Dan tiga jurusan itu mempelajari hal-hal yang semua orang tahu dan bukan hal yang rahasia. Sedangkan jurusan AK mempelajari hal-hal keuangan perusahaan yang merupakan rahasia perusahaan dan hanya orang-orang tertentu saja yang boleh tau. Hal ini yang membuat sebuah asumsi yang tidak enak setelah PKL selesai yaitu “ masa anak AK kerjanya foto copy, nulis-nulis gak ada membuat laporan keuangan atau jurnal”. Nah asumsi ini merupakan salah satu kata tradisi yang sulit untuk diubah dari jaman kakak kelas gue yang mungkin sekarang udah punya cucu. Ini diakibatkan perusahan tempat gue dan temen-temen senasib gue PKL melarang anak PKL buat tau hal-hal yang berhubungan sama akuntansi.
            Tapi keluar dari itu semua PKL anak AK tidak ada masalah. Mereka tetep enjoy dan punya cerita sendiri-sendiri tentang pengalaman PKL mereka. Kaya gue, mungkin udah takdir dari Tuhan buat gue ditolak tempat PKL pilihan gue dan mengganti tempat PKL yang membuat cerita manis dalam kehidupan gue.
            Bukan hal yang aneh saat kita PKL kita bertemu dengan banyak orang baru dengan berbagai karakter dan fisik yang berbeda. Itu terjadi sama gue dan Uti. Beberapa hari PKL gue beradaptasi sama karakter orang-orang yang ada disana. Satu minggu,  dua minggu gue ngerasain yang berbeda. Ada sesuatu yang membuat gue selalu terbayang wajah seseorang yang baru gue kenal saat PKL. Dia salah satu karyawan yang kerja di tempat gue PKL. Sebenarnya gak ada yang istimewa sama dia dan cinta tumbuh bukan karna ada yang spesial dari orang yang kita cintai.
            Rasa ini lama kelamaan semakin terasa dan mengganggu gue. Rasa ini sama persis sama rasa yang pernah gue rasaain sama kakak kelas gue yang namanya Putra. Tapi entah kenapa rasa suka gue sama Putra mulai melemah bahkan saat gue liat dia gue biasa aja sekarang.  Mungkin Mas Nova adalah alasan kenapa rasa cinta gue mulai ilang ke Putra. Uti temen PKL gue yang tau semua suka duka gue saat PKL pernah bilang “ apa yang lo suka sih dari dia?”. Dengan santai gue jawab gue suka dia saat dia gue liat dia sholat di masjid. Saat itu hati gue bergetar saat liat dia. Fisik menurut gue no sekian, yang penting agamanya. Itu juga pesen dari salah satu guru gue.
            Masa pendekatan gue dimulai dari cari akun facebooknya dia dan gue add dia. Rasa bahagia gue bertambah saat di menerima pertemanan gue. Kebahagiaan gue berlanjut saat gue nginbok dia. Sebenarnya jika disebut ini modus bukan juga. Gue nginbok dia dikarenakan hal yang terpaksa tentang absensi PKL gue. Dan dia pun ngerespon dan njawab gue. Dan disitu gue mulai ramah sama dia. Gue udah bisa senyum sama dia. Udah bisa nyapa walau hanya satu kata. ini yang menghambat gue kenalan sama dia, dia itu gak sentuhan sama cewe dan ngomongnya seperlunya aja, beda sama Mas Ahnan. Mas Ahnan itu bisa buat suasana rileks, asik buat ngobrol, lucu, dan dia kebapaan banget.
            Dan gak beberapa lama gue ngeliatin kronologi dia, ndownload foto profilnya dia dan banyak hal kekanak-kanakan yang gue lakuin. Dan semua itu berubah seketika, saat gue ngeliat sebuah postingan yang isinya gambar seorang wanita berkerudung. Sebenarnya gambarnya biasa kaya gambar biasanya, tapi ada salah satu sisi dari gambar itu yang membuat mata gue mulai berair. Inisial “J”. Dan saat gue baca komenan temen dia, ada sebuah nama yang tertulis dan dia pun tidak menyangkalnya. “Julia” siapa dia? Apakah dia kekasihnya? Apakah dia yang sedang dekat dengannya? Apa dia yang dia suka?
Banyak pertanyaan yang muncul di hati gue. Gue mulai berkaca pada diri gue apa gue pantes buat dia? Dan gue berfikir gue ini hanya anak kecil yang lagi cinta monyet aja. Gue ini bagai puguk merindukan bulan.Dan hati gue mulai melemah.  Sebenarnya sakit banget hati gue. Tapi gue berprinsip air mata gue gak akan gue jatuhin buat orang yang gak mandang gue, dan melirikpun tidak. Gue pernah berfikiran buat menyatakan perasaan gue sama dia. Tapi hati gue gak kuat buat menerima penolakan. Gue masih lemah buat ngrasain sakit hati. Gue ngerasa jadi cewe terbodoh sedunia. Seorang cewe yang menyukai kakak kelasnya dan mencoba berhanyal untuk bersamanya. Seorang cewe yang di lirik aja enggak berharap untuk diterima. Gue putuskan mulai saat ini gue coba ngelupain sedikit demi sedikit rasa gue dan harapan gue. Mumpung baru mulai menyukai dan belum sampai jatuh hati.
            Mungkin lo menganggap gue ini cupu, culun, nora, gak gaul dan apalah kata-kata yang kalian ucapin kegue terserah, gue emang gini orangnya. Banyak orang gue suka tapi hanya sedikit yang bisa buat gue ngerasa nyaman, senyum-senyum sendiri saat sendiri dan sulit buat ngilangin bayangannya di mata gue. Mungkin bukan saatnya gue ngerasain ini, tapi bukan gue yang mau kayak gini. Rasa ini hadir karna Tuhan dan Tuhan juga yang akan ngilanginnya jika dia bukan jodoh gue.